Jangan Mudah Terpancing Fitnah

Date: 25/08/2011

Sahabat, di akhir weekend ini apa yang terpikir? Di sekitar kita berbagai informasi membanjir, bercampur antara substansi, fitnah, trik dan akal-akalan. Banyak yang berpendapat berita negatif harus di-counter, agar tidak terbentuk opini yang difitnahkan. Tetapi bisa juga tidak perlu. Ingat saja bekerjanya pendulum, semakin jauh didorong ke ujung ekstrim kiri, maka akan semakin jauh pula tarikan ke ujung kanan, karena Yang Maha Kuasa dan Maha Adil sudah menciptakan gaya gravitasi. Begitu pula dalam upaya rekayasa informasi, akan berhadapan dengan kegandrungan dan daya saring kebenaran dalam benak masyarakat. Di tengah heboh-heboh info ini, info itu, termasuk Wikileaks dan lain sebagainya, kita melihat contoh nyata bekerjanya akal-akalan atau rekayasa informasi, diolah dengan trick halus seolah-olah berita bocor atau terbocorkan. Mari berpikir jernih, siapa yang menguasai dan memiliki jaringan informasi? Siapa berkepentingan agar bangsa besar kita ini labil, di tengah pertumbuhan dan kekuatan ekonominya yang meningkat di atas rata-rata negara berkembang? Tidakkah sudah cukup jelas dirasakan ada rekayasa di tengah hangatnya politik di Afrika utara dan Timur Tengah? Tidakkah kita tahu sejumlah spekulan bekerja di pasar derivatif minyak dan komoditas dunia, yang siap menangguk untung bila kecenderungan harga future komoditas tertentu bergerak ke arah yang mereka kehendaki? Mari berpikir jernih, dan gunakan potensi non verbal dalam menangkap kebenaran. Lihat saja wajah dan air muka figur yang diberitakan negatif. Tuhan memberikan tanda-tandanya pada mimik dan pembawaan, itu tidak bisa di-utak-atik dengan akal-akalan. Mari bersatu hati, mari mendoakan kebaikan satu terhadap yang lain. Salam Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>