Subsidi BBM Hak Golongan Tidak Mampu, Itu Amanah UU

Date: 07/02/2011

Sahabat, sudah baca tajuk Kompas pagi ini tentang BBM? Izinkan saya meluruskan. Pemerintah saat ini terus meningkatkan langkah-langkah untuk mengendalikan agar BBM bersubsidi tepat volume dan tepat sasaran. Untuk itu pemerintah, sesuai UU dan ketentuan hukum yang ada (tidak dengan merubah peraturan), meningkatkan peran Badan Pengatur Hilir Migas dan peran Pertamina dalam membina SPBU-SPBU. Tidak ada pemaksaan dan tidak boleh ada pemaksaan. Tetapi pemerintah akan mengajak mereka yang merasa mampu agar memilih Pertamax, karena kualitasnya untuk mesin lebih bagus dan efisien, serta tidak membeli BBM bersubsidi untuk golongan tidak mampu. Karena itu yang tertera di SPBU-SPBU adalah spanduk, stiker yang menjelaskan, mengajak dan berterimakasih pada kesadaran mereka yang merasa golongan mampu. Sekali lagi yang MERASA GOLONGAN MAMPU. BBM adalah hak rakyat, baik mereka yang mampu atau tidak mampu. Tetapi, BBM bersubsidi adalah BBM untuk golongan tidak mampu. Karena itu, kepada rakyat pemerintah wajib menyediakan pasokan BBM. Kita yakin tujuannya benar sebagaimana tertulis dalam ulasan Kompas berikutnya. Ketegasan untuk hal yang urgent menyangkut APBN dan hak rakyat haruslah jelas, adil dan insyaallah tidak gegabah. Bukankah pers sering mendorong pemerintah agar tidak ragu, tetapi di lain pihak juga mendorong agar tidak gegabah. Karena itu berikut adalah klarifikasi saya: 1) Tidak benar pemerintah melakukan pembatasan BBM dengan menerapkan peraturan baru. 2) Tidak benar yang ditulis bahwa pemerintah lepas tangan kepada SPBU dan tanpa memberikan rambu-rambu dan menyerahkan begitu saja kepada petugas SPBU. 3) Tidak benar pemerintah melaksanakan suatu kebijakan baru tanpa persetujuan DPR. 4) Tidak benar penolakan opsi-opsi hasil studi konsorsium dengan alasan yang tidak jelas, karena sudah dirapatkan dengan terbuka kehadiran pers di Komisi 7. Jadi sangat kita harapkan dengan penuh tanggung jawab Kompas mewawancara Menteri ESDM agar clear. Kita percaya pada kemampuan redaksi Kompas menyaring dan merujuk pokok dan sumber berita dengan baik sebagaimana telah tersedia dalam Rapat Pemerintah dengan Komisi 7. Terima kasih. Salam Indonesia. MESDM

Refleksi Pembaca Inspirasi:

  • Meluruskan pandangan : salah sasaran BBM
  • Oleh Mohammad verdiansyah: http://www.bbmrakyat.blogspot.com/2014/01/meluruskan-pandangan-masyarakat.html

  • Kaum Muda Bicara Indonesia
  • Oleh Binsar Halomoan Situmorang: http://www.binsarhalomoansitumorang.blogspot.com/

  • Secercah Harapan untuk Indonesia yang Mandiri dan Bermartabat
  • Oleh Rodame Monitorir Napitupulu: http://rodamemn.wordpress.com/2014/01/25/secercah-harapan-untuk-indonesia-yang-mandiri-dan-bermartabat/

    One Response to Subsidi BBM Hak Golongan Tidak Mampu, Itu Amanah UU

    1. jumanto says:

      Peserta lomba bloger

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    *

    You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>