Mari Menjaga Kepatutan

Date: 25/01/2011

Sahabat, beberapa SMS saya terima sejak kemarin. Isinya berupa pesan moral mereka yang ‘geregetan’ karena melihat segelintir dari kita melakukan tindakan yang sesungguhnya memperolok bangsanya sendiri. Berikut SMS-nya “… coba kita renungkan : hampir setiap kebijakan, tindakan, sikap dan perkataan Presiden RI selalu diperdebatkan, dipermasalahkan, dipelintir, dipolitisir. Pokoknya suara itu “harus beda” tak perduli salah atau benar “tetap harus kontra” dan tetap “harus beda”". Demikian bunyi SMS itu, yang ditulis seorang aktivis masyarakat yang sering juga bersikap kritis tetapi senantiasa memahami batas-batas kepatutan dalam urun pendapat. Sms lainnya, ditulis seorang aktivis kaum muda, “… Miris hati melihat Presiden terus diperolok-olok. Sekarang mereka memperolok dengan mengumpulkan koin soal gaji Presiden. Lebih parah, mereka yang melakukan juga anggota dewan terhormat. Dimana rasa penghormatan kita atas Presiden?” demikian ungkap si pemuda. Sahabat, semoga kita tetap bisa kritis demi memajukan bangsa dan cara-cara yang baik tanpa harus memperolok bangsa dan simbol kehormatan bangsa kita sendiri. Salam Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>