Batik dan Kasih Ibu

Date: 12/02/2009

Sahabat, hari Minggu ini apa yang inspiratif? Anda punya batik? Punya Ibu, anak atau keponakan? Ada lukisan Ca’Miin, yang sedang dipamerkan, bagus, sederhana tetapi serasa sarat pesan, berjudul “Menuntun Generasi penerus”. Yang terlukis dari lukisan tersebut yaitu seorang ibu sepuh sedang membatik dengan telaten, didampingi seorang anak usia 10 tahun, sorot matanya antusias. Batik dan ibu membuat kita ingat tentang capaian peradaban bangsa dan belaian kasih sayang. Batik adalah sebuah subjek yang saya kenal berkat kain-kain batik dalam koleksi Ibu saya. Ketika berangkat sekolah ke London, Ibu membekali saya beberapa helai kain batik dengan pesan boleh dijual bila perlu biaya tambahan.” kata Maestro Batik kita, yaitu Alm. Iwan Tirta yang menunjukkan betapa batik kala itu sesuatu yang berharga dan bisa diuangkan. Ibu dan batik juga ada dalam cerita berikut. “Ibukulah yang mendorong rasa ingin tahuku. Beliau membiarkan aku duduk bersama para ibu yang sedang membatik. Nilai batik lebih karena proses pengerjaannya yang bertingkat-tingkat. Diwariskan berdasarkan ingatan ke ingatan. Kenyataan itulah yang membuat batik begitu manusiawi, keindahannya datang dari sanubari manusia, roh yang tak tertirukan oleh mesin tercanggih sekalipun.” tulis Ibu Negara dalam buku “Batikku, Pengabdian Cinta tak Berkata”. Sahabat, ingat batik jadi ingat Ibu. Ngomong-ngomong, hari Minggu ini, sudah sempatkah Anda menjenguk atau menelpon Ibu? Kalau beliau sudah berpulang, seperti Alm. Ibunda saya, mari kirimkan beliau doa ta’ziem penghormatan pada jasa Ibu. Salam Indonesia.

Refleksi Pembaca Inspirasi:

  • Budaya Sebagai Titik Awal Kebangkitan
  • Oleh Ahmad Roqib: http://www.masroqib.com/2014/01/budaya-sebagai-titik-awal-kebangkitan.html

  • Ada Banyak Modal Sejarah dan Budaya untuk Bangsa Kita Berjaya
  • Oleh Nazri Zulianyah: http://debucatatan.blogspot.com/2014/01/ada-banyak-modal-sejarah-dan-budaya.html

  • Luntur Budayaku Luntur Sikapku
  • Oleh Sahala Wahyu Wardana: http://latifier.com/artikel26-Luntur-Budayaku-Luntur-Sikapku.php

    One Response to Batik dan Kasih Ibu

    1. Arie Pratama says:

      Budaya yang harus dilestarikan

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *

    *

    You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>