Buku

Potret Dhuafa Perekonomian Indonesia


Endorsement:

Buku Dr. Darwin Saleh ini merupakan potret pembangunan Indonesia yang sepi kepedulian kepada rakyat jelata, akibat ucap dan laku yang jauh berbeda. Makanya, buku ini menarik dan penting dibaca. [Din Syamsuddin, Prof. Dr., Guru Besar FISIP UIN Jakarta]

…penyelenggara negara, elit politik, dan kaum usahawan, agar dapat menjadikan tulisan Saudara Dr. Darwin Zahedy Saleh sebagai sumbangan pemikiran untuk diterapkan dalam rangka membantu kaum dhuafa yang tidak mampu menyuarakan kepentingan hajat hidupnya. [Dorodjatun Kuntjoro-Jakti, Prof. (Emeritus), PhD.]

Saya harapkan buku ini meningkatkan kesadaran dan tanggungjawab semua pihak dalam menyukseskan Program Penanggulangan Kemiskinan sebagai gerakan sosial masyarakat, untuk saling membantu, menolong secara ikhlas, dan kepedulian terhadap sesama. [Joko Widodo, Gubernur Provinsi DKI Jakarta]

Buku Potret Dhuafa ini AMAT LANGKA dan AMAT KITA BUTUHKAN…Anda akan menjumpai bahasa STATISTIK: angka-angka tajam yang menohok pikiran, ada bahasa visualisasi foto gambar pembuka mata, pengungkap siapa kaum dhuafa… Selamat membaca dan merenunginya. [Mudji Sutrisno, SJ, Prof.Dr.– Guru Besar STF Driyarkara, Dosen Pasca UI, Budayawan]

…berpenghasilan di atas upah minimum propinsi belum berarti sudah bebas dari hidup di bawah kemiskinan … Sungguh Dr. Darwin Zahedy Saleh, ekonom yang pernah menjadi Menteri ESDM, adalah pemotret yang jeli dan pemberi solusi yang perlu diikuti! [Parni Hadi - wartawan, pendiri/Ketua Dewan Pembina Yayasan Dompet Dhuafa Republika]

Buku ini, membahas sekaligus menjawab bagaimana seharusnya kebijakan pembangunan itu dijalankan, sehingga mereka-mereka yang tergolong dhuafa, marjinal, miskin, rakyat marhaen dimuliakan dalam suatu proses kemajuan pembangunan. [Puan Maharani – Ketua DPP PDI Perjuangan]

Buku ini menarik, unik dan perlu dibaca. Menguraikan tentang teori ekonomi, kebijakan bidang ekonomi dan kenyataan yang ada didalam praksis kehidupan, yang ditulis oleh seorang praktisi keuangan dan pengajar di FEUI yang pernah menjadi Menteri ESDM. [Salahuddin Wahid – Pengasuh Pesantren Tebu Ireng, Jombang]

Comments are closed.