Award

Menteri Darwin Berikan Energy Award
Tribunnews.com – Rabu, 28 September 2011 12:01 WIB

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Hari jadi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral banjir penghargaan. Untuk peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-66 di Museum Gawitra Migas dan Museum Listrik Taman Mini Indonesa Indah (TMII), Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh sedikitnya bakal memberi tiga jenis penghargaan. Kementerian ESDM memberikan Penghargaan Energi kepada mereka yang telah berjasa luar biasa melakukan kegiatan pengelolaan energi yang berdampak besar kepada masyarakat sekitar, sektor energi dan sumber daya mineral serta Bangsa dan Negara.

Plt Kepala Biro Hukum dan Humas Kementerian ESDM, Susyanto mengemukakan, untuk penghargaan Energi Prakarasa, penghargaan akan diberikan kepada perorangan dan kelompok masyarakat yang menjadi panutan dan pelopor karena telah berjasa luar biasa dibidang konservasi dan diversifikasi energi sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dalam pengelolaan energi yang berkelanjutan dan efisien.

Selain itu, masih terdapat penghargaan Energi Pratama. Penghargaan ini diberikan kepada perusahaan nasional/daerah dan asing yang telah berpartisipasi aktif sebagai korporat melakukan konservasi dan diversifikasi energi secara terus menerus sehingga membawa dampak yang besar pada pembangunan sektor energi dan sumber daya mineral. Tidak ketinggalan, Kementerian ESDM juga memberi penghargaan Energi Prabawa. Penghargaan ini diberikan kepada pemerintah pusat, provinsi dan kotamadya/kabupaten yang menjadi panutan karena komitmennya dalam memprioritaskan program diversifikasi dan konservasi energi sehingga menghasilkan dampak besar pada pembangunan sektor energi dan sumber daya mineral.

Sumber: http://www.tribunnews.com/2011/09/28/menteri-darwin-berikan-energy-award
Foto Terkait: Penghargaan Energi pada HUT PE ke 66 di TMII, 28 September 2011


Semarak HUT Pertambangan Dan Energi Ke-66
Taufiequrrohman. taufieq@majalahtambang.com – TAMBANG, 29 September 2011 | 02.38

Jakarta-TAMBANG. Peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi yang ke-66 yang dilaksanakan di Taman Mini Indonesia Indah, Rabu, tanggal 28 September 2011. Ini adalah yang keempat kalinya sejak Pemerintah mengeluarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2008. Tepat di depan Museum Gawitra Migas dan Museum Listrik Taman Mini Indonesa Indah (TMII), Upacara peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ke-66 yg mengangkat Tema “Kita Tingkatkan Peran Sektor ESDM guna Terwujudnya Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Energi yang Berkeadilan” digelar.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Darwin Zahedy Saleh bertindak sebagai Inspektur Upacara Hari Jadi Pertambangan dan Energi. Pada Peringatan Hari Jadi Pertambangan dan Energi ini juga dilakukan Pemberian Penghargaan berupa: Energy Award, Dharma Karya ESDM, Penghargaan K3 dan Lingkungan, Sertifikat Penyuluh Energi, dan penanaman pohon oleh Menteri ESDM, Menteri Lingkungan Hidup, Menteri Kehutanan, Menteri Dalam Negeri, Anggota DPR, duta besar, Eselon 1 Lingkungan ESDM serta asosiasi.

Sumber: http://www.majalahtambang.com/detail_berita.php?category=10&newsnr=4594


Pessel Dapat Penghargaan Energi
Padang Ekspres • Kamis, 29/09/2011 15:22 WIB • (fas/adv)

Jakarta, Padek—Bupati Pesisir Selatan (Pessel) Nasrul Abit menerima penghargaan Prabawa dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Nasrul Abit dinilai berjasa dalam penyediaan energi listrik bagi masyarakat miskin dan daerah terpencil di daerahnya.

Piagam dan trofi penghargaan diserahkan Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh kepada Nasrul Abit dalam peringatan Hari Pertambangan dan Energi ke-66, di Museum Gawitra Migas dan Museum Listrik, Taman Mini Indonesa Indah (TMII), Jakarta Timur, Rabu (28/9).

Bersama Bupati Nasrul Abit, penghargaan serupa juga diberikan hanya kepada empat daerah lainnya, masing-masing Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Kabupaten Sabang dan Kabupaten Sorong. Penghargaan Prabawa diberikan pemerintah pusat, provinsi dan kota/kabupaten yang menjadi panutan karena komitmennya memprioritaskan program diversifikasi dan konservasi energi. Hingga, menghasilkan dampak besar pada pembangunan sektor energi dan sumber daya mineral.

Terkait penghargaan Prabawa yang diterima Nasrul Abit, Menteri ESDM menegaskan bahwa Pemkab Pessel dalam tahun 2011 ini terbanyak dalam mewujudkan penyediaan energi listrik bagi masyarakat miskin dan daerah terpencil. Langkahnya, membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) dan Pembangkit Tenaga Listrik Tenaga Surya (PLTS).

”Pemerintah Pesisir Selatan berjasa luar biasa mengimplementasikan peran, tanggung jawab dan wewenang utama pemda sebagai penggerak perubahan mewujudkan penyediaan energi listrik dengan cara membangun PLTMH dan PLTS,” kata Darwin.

Prestasi Pemkab Pessel ini, tambah Darwin, cukup signifikan guna mengaliri listrik sebanyak 2263 rumah atau kepala keluarga (KK) pada nagari-nagari yang belum berkembang, terpencil sehingga berdampak besar terhadap pembangunan sektor energi dan sumber daya mineral, masyarakat, bangsa dan negara.

Usai penyerahan penghargaan, Nasrul Abit kepada Padang Ekspres menjelasan bahwa prestasi Pessel dalam meningkatkan peran sektor ESDM guna mewujudkan pengelolaan sumber daya alam dan energi yang berkeadilan, bukan semata-mata hasil kerja keras pemerintahan Pessel.

”Terlaksananya pembangunan PLTMH dan PLTS yang dinilai sukses oleh Kementerian ESDM, sesungguhnya wujud komitmen masyarakat Pessel yang ingin hidup layak. Pemda hanya sebatas fasilitator atas komitmen masyarakat,” kata Nasrul Abit. Hari ini, lanjutnya, pemda dan masyarakat Pessel boleh berbesar hati, karena hasil kerja kolektif ini membuahkan hasil positif di mata pemerintah.

”Tapi, ingat besoknya kita harus bekerja lebih keras lagi, karena masih banyak di antara warga kita yang rumahnya belum teraliri listrik. Sebab, listriknya merupakan hal pokok dalam kehidupan layak,” tegas Nasrul. (fas/adv)

Sumber: http://padangekspres.co.id/?news=berita&id=13486


Newmont Wins Another Award for Best Environmental Management
Jimmy Hitipeuw | Senin, 3 Oktober 2011 | 08:32 WIB

MATARAM, KOMPAS.com – Gold and copper mining company PT Newmont Nusa Tenggara has again received an Aditama award from the Energy and Mineral Resources Ministry as the best mining company in terms of mineral mining environment management.

“We are very happy with and are proud of the award,” PT Newmont Nusa Tenggara President Director Martiono Hadianto said in a press statement on Sunday.

The award proved that Newmont was committed to always operating mining area according to corporate values, to be at the forefront of campaigns for occupational safety, environmental protection and social responsibility, he said. Newmont was declared one of the award recipients when Energy and Mineral Resources Minister Darwin Zahedy Saleh opened a function marking the 66th anniversary of the Energy and Mineral Resources Ministry on Sept 28.

Director General of Mineral and Coal at the Energy and Mineral Resources Ministry Thamrin Sihite handed the award to Newmont on Friday night. Newmont was one of the two mining companies winning the awards. The two companies bested around 60 mining companies. Aditama award is the highest award from the Energy and Mineral Resources Ministry for the category of environment management. Newmont has been operating gold and copper mines at Batu Hijau area in West Sumbawa since 2000. It is now employing around 7,000 workers, most of them locals.

Sumber: http://female.kompas.com/read/2011/10/03/08325462/Newmont.Wins.Another.Award.for.Best.Environmental.Management


Dosen Fisika Raih Penghargaan Energi 2011
13 October 2011

Dosen Jurusan Fisika FMIPA Universitas Brawijaya (UB), Dr.rer.nat M. Nurhuda meraih penghargaan energi 2011 dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia (ESDM-RI). Tidak tanggung-tanggung, alumni Bielefeld University Jerman ini meraih dua penghargaan sekaligus. Selain dari Kementerian ESDM, ia juga mendapat penghargaan dari Kementerian Riset dan Teknologi Republik Indonesia.

Penghargaan Energi Prakarsa diberikan langsung oleh Menteri Dr. Darwin Zahedy Saleh pada Rabu (28/9) karena Nurhuda dianggap berjasa luar biasa sebagai pemrakarsa dan pelopor kemandirian energi masyarakat miskin. Pertimbangan ini didasarkan pada upayanya mengembangkan lima jenis kompor biomassa ramah lingkungan menggunakan potensi biomassa setempat.

Dengan keunggulan diantaranya efisiensi yang tinggi, kompor biomassa Nurhuda telah diproduksi hingga 6100 unit untuk dalam negeri maupun luar negeri. Kompor biomassa ini telah memberi dampak diantaranya meningkatkan perekonomian/industri rumah tangga, sosial, budaya, kesadaran menjaga lingkungan masyarakat sekitar, dan lebih luas lagi adalah pembangunan sektor energi dan sumberdaya mineral.

Sementara itu, penghargaan dari Menristek RI diberikan atas inovasi Nurhuda tentang Tungku Penghangat Anak Ayam Hemat Energi. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menristek RI Suharna Surapranata pada Kamis (29/9) di Jakarta. Tungku penghangat anak ayam hemat energi ini juga telah masuk dalam 103 inovasi paling prospektif 2011.

Diwawancarai PRASETYA Online di ruang kerjanya, Nurhuda berharap agar karya yang dihasilkannya memberi manfaat kepada masyarakat dan memotivasi peneliti lain untuk menghasilkan lebih banyak inovasi. [nok]

Sumber: http://prasetya.ub.ac.id/berita/Dosen-Fisika-Raih-Penghargaan-Energi-2011-6146-id.html


Wulan Okky Terima First Choice Profile Public Award
Senin, 17 Oktober 2011 19:36

Founder Herbal Clinic Green Alvina, Wulan Okky meraih penghargaan First Choice Profile Public Award yang digelar Indonesia Global Foundetion (IGF) bekerja sama dengan Guttenheartz Organizer. Perhargaan diberikan oleh Adi Purnomo mewakili, Menteri ESDM Darwin Zahedy Saleh, di Le Maridien Hotel, Jakarta, kemarin.

Wulan Okky menerima award atas kinerja dan trobosanya dalam dalam dunia kosmetik Green Alvina yang membawa dampak sangat baik bagi masyarakat Indonesia, khususnya kaum wanita Indonesia. Menurut Ketua IGF, Rita Ahsanti, ada beberapa penilaian khusus yang dilakukan IGF terhadap sosok-sosok yang berhak mendapatkan penghargaan. Mereka adalah orang-orang yang bisa menginspirasi orang lain.

“Dan, menurut kami kriteria itu ada pada sosok Wulan Okky. Beliau pantas menerima First Choice Profile Public Award, untuk katagori First Choice Service Exellent Award,” ujar Rita. Di samping itu, bisnis yang dijalani istri dari Okky Ocktavianto ini masuk katagori UKM, yang nilainya sangat luar biasa karena produk yang dihasilkan mampu bersaing dengan kosmetik yang sudah ada. Founder Herbal Clinic Green Alvina, Wulan Okky meraih penghargaan First Choice Profile Public Award (irsa)

Sepak terjang ibunda dari Alvian dan Davina dalam mengembangkan bisnis kosmetik Green Alvina juga mendapat apresiasi besar dari Menteri Koperasi dan UKM Syarifuddin Hasan yang juga hadir pada acara tersebut. Selain Wulan Okky, penghargaan juga diberikan kepada 9 pengusaha lainnya, seperti Eko Juni Wahyudi SE, Owner CV Inti Sukses Pratama, pengusaha minuman anak-anak yang dikenal Robeans Float Shake.

H. Mahmud Yahya, yang sukses mengembangkan buah merah sebagai tanaman obat. Bambang Widhyatmono HM, Founder Stais Lantaboer serta Gani Gunawan Djong, pendiri Yayasan Pendidikan Saint Jhon. Pada kesempatan itu, Wulan Okky menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penghargaan yang diberikan IGF pada dirinya. Semua yang dilakukannya tak lepas dari dukungan keluarga besar Green Alvina. Baik itu Franchise, Reseller.
“Penghargaan ini saya persembahakan buat keluarga besar Green Alvina. Dan, saya berharap anugerah ini bisa menjadi semangat bagi kami untuk terus berprestasi dan Green Alvina bisa terus menjaga eksistensi,” kata Wulan.(irsa pitri)

Source: http://www.kabar6.com/aneka-berita/sosok/1545-wulan-okky-terima-first-choice-profile-public-award-.html


Energy Award 2011: Selecting Innovators In Energy Sector
TAMBANG, October 18, 2011 | 20.27

Coinciding with the celebration of mining anniversary on September 28,2011, the Ministry of Energy and Mineral Resources organized a special event to grant Energy Award 2011. The award is granted to communities, individually or collectively, companies (national, regional or foreign) as well as government institutions in provinces, regencies or cities.

According to Bambang Dwiyanto, Chairman of the Energy Award 2011 Committee, the award constitutes appreciation granted by the government in this case of the Ministry of Energy and Mineral Resources to communities, companies and government institutions rendering meritorious service for the development, provision and utilization of energy by conservation or diversification principle that yield products physically as result of innovation and development of new technology.

Pursuant to Regulation of the Minister of Energy and Mineral Resources Number 04 Year 2011, the award is classified into three categories, namely Energy Award Prakarsa, Pratama and Prabawa. Energy Award Prakarsa is dedicated to individual or group of community rendering meritorious service and potential to become exemplary and pioneer as well as committed to performing, participating actively and promoting continuously and undertaking the development, provision and utilization of energy by adopting conservation or diversification principle so as to bring about strategic positive impacts in driving the birth of Indonesian people caring about the importance of sustainable and efficient energy management as well as potential to bring about welfare to communities and surroundings.

Later, Energy Award Pratama is designated to national/regional or foreign companies operating in Indonesia that continue to work and venture in energy and mineral resource sector and contribute concretely to the development, innovation, provision and utilization of energy by adopting conversation or diversification principle for the need of their operation and help promote sustainable energy development.

In the meantime, Energy Award Prabawa is granted to institutions of the central and regional governments already proving their exemplary, pioneer and commitment to the advancement of energy and mineral resource sector in Indonesia as well as boosting energy development, supply and utilization programs by adopting conservation or diversification principle, including campaign through various activities and concrete results useful for the nation and state.

Bambang, currently assuming the Head of Research and Development Center of the Ministry of Energy and Mineral Resources, also said that recipients of the energy award are selected tightly and each recipient in each category must comply with criteria and requirements stipulated by the committee, either general or specific requirements. In the case of special criteria, for example, the research or invention must be done by Indonesian people or foreigners domiciled in Indonesia or companies operating in Indonesia and surely they have never committed action contravening the provision of Pancasila and Constitution of 1945.

Special requirements for recipients of the energy award are among others, rendering meritorious service and bringing significant and positive impact as well as capable of enhancing the people’s welfare, development and enhancement of the role and performance of energy and mineral resource sector, communities, nation and state. ”Therefore, we are really selective with the general and special requirements which must be fulfilled by the respective candidates in each category,” he said.

Besides honest, fair and transparent selection, nominees of Energy Award 2011 are also judged by jury council consisting of competent persons resulting from associations in energy and mineral resources sector, universities, practitioners, community leaders and non-governmental organizations. The jury of Energy Award 2011 consists of nine persons, namely Rahmat Gobel as the chairman of the team, Sammy Hamzah as vice chairman of the team, while the members consist of Tri Mumpuni, Pontjo Sutowo, Noke Kiroyan, Prof. Dr. Hotman Siahaan, Dr. Ir. Iman K. Reksowardojo, Ir. Herman Afif Kusumo and Ir. Riki F. Ibrahim, M.Sc.

Bambang also disclosed that the committees executed several phases of activities before granting the award. The first is socialization through manual or printed media, electronic media, website, seminar as well as public relations activities closely related to mining and energy sector before granting the award. Next is nomination followed by evaluation, selection and stipulation as well as the last, announcement of award recipients. The activities started from socialization as from March 2011 to May 2011. Later, the fourth week of June 2011 was set as the deadline of nomination of candidates for award recipients. Compilation of data about candidates, selection and administrative evaluation were executed from the first week up to the fourth week of July 2011. Site verification was executed from the second week to the third week of August 2011. The juries started to convene a session in the fourth week. Notification was submitted to candidates for award recipients in the second week of September 2011. The award was granted late September 2011 in coincidence with the celebration of Mining Day Anniversary.

Source: http://majalahtambang.com/detail_berita.php?category=15&newsnr=4740


Comments are closed.